Powered by Blogger.

Saturday, 27 July 2019

MENGENAL TASHOWUF




PERTANYAAN :

Assalamu 'alaikum. Maaf numpang tanya, apa penjabaran TASAWUF ?

JAWABAN :

Ta'rif tashowuf dalam Risalatul Qusyairiyyah, Hal : 389

التصوف : علم تعرف به احوال تزكية النفس ، وتصفية الاخلاق ، وتعمير الظاهر والباطن لنيل السعادة الابدية.فموضوعه : التزكية والتصفية والتعمير

Tashowuf itu ilmu atau pengetahuan yang dengan nya diketahui bagaimana :
- Cara membersihkan diri dari berbagai jenis nafsu,
- Membersihkan akhlaq dan
- Menghiasi lahir dan bathin dengan ibadah demi mendapatkan kebahagian yang abadi.

Objeknya ada pada :
- Membersihkan nafsu
- Menghiasi diri dengan akhlaqul karimah,dan
- Menghiasi diri dengan ibadah lillah. Wallohu a'lam
 


Read More »
09:58 | 0 comments

Friday, 26 July 2019

DOWNLOAD KITAB MANHAJUSSAWI KARYA HABIB ZEIN BIN SMITH


Silahkan download kitab MANHAJUSSAWI karya Al-'Alim Al-'Allamah Al-Habib Zein Bin Smith
di tombol download di bawah




DOWNLOAAD

Read More »
15:37 | 0 comments

Thursday, 25 July 2019

SENDAWA / TEURAB DALAM PANDANGAN HUKUM ISLAM




PERTANYAAN :

Assalamu'alaikum, mau tanya... apakah sendawa ( TEURAB dalam bahasa Jomin. ^_^ ) itu dosa atau sekedar ga sopan santun aja..? makasih.. wassalamu'alaikum..
JAWABAN :

Wa'alaikumsalam. ADAB BERSENDAWA :
•  MERENDAHKAN SUARA
(إذا تجشأ أحدكم) من الجشإ بالضم وهو صوت مع ريح يخرج من الفم عند الشبع (أو عطس) بفتح الطاء ومضارعه بكسرها وضمها (فلا يرفع) ندبا (بهما الصوت) أي صوته (فإن الشيطان يحب أن يرفع بهما الصوت) فيضحك منه ويهزأ به فيندب خفض صوته لهما قدر الإمكان ويكره الرفع عمدا فإن تأذى بهما أحد اشتدت الكراهة بل قد تحرم
“Bila salah seorang diantara kalian bersendawa (glege’en-java-pent.) atau bersin maka janganlah mengeraskan suaranya karena sesungguhnya syetan suka terhadap suara kerasnya” maka ia mentertawakan dan mengejekmu, karenanya disunahkan sedapat mungkin merendahkan suara dan dimakruhkan mengeraskannya terlebih bila menyakitkan orang lain maka hukumnya sangat makruh bahkan bisa menjadi haram. Sendawa ialah suara disertai bau tidak sedap yang keluar dari mulut akibat kekenyangan. [ Faidh alQadiir I/405 ].
•  JANGAN MENDONGAK KE ATAS
وإن تجشأ فينبغي أن لا يرفع رأسه إلى السماء وإن سقط رداؤه فلا ينبغي أن يسويه وكذلك أطراف عمامته فكل ذلك مكروه إلا لضرورة
Bila seseorang bersendawa sebaiknya jangan mengangkat kepala keatas meskipun karenanya mengakibatkan serbannya jatuh, yang demikian makruh kecuali saat terpaksa. [ Ihyaa’ ‘Uluumiddiin I/189 ].
•  SAAT SENDAWA DALAM SHALAT, ANGKATLAH KEPALA
وقد نَصَّ أحمد عَلَى أن من تجشأ فِي صلاته فإنه يرفع رأسه إلى السماء ؛ لئلا يتأذى من إلى جانبه برائحة جشائه .
Imam Ahmad menetapkan bahwa orang yang bersendawa dalam shalatnya agar mengangkat kepalanya agar tidak menyakiti orang yang ada di sekitarnya akan bau tidak sedap sendawa. [ Fath al-Baari III/409 ].
•  SUNNAH MEMBACA HAMDALAH
وورد أن من عطس أو تجشأ فقال : الحمد لله على كل حال رفع الله عنه سبعين داء أهونها الجذام
Terdapat keterangan bahwa orang yang bersin dan sendawa kemudian mengucapkan “Segala puji bagi Allah atas semua keadaan”. Allah menghilangkan darinya 70 penyakit yang paling ringannya adalah penyakit kusta. [ Bughyah al-Mustarsyidiin I/173 ]. Wallaahu A’lamu Bis Showaab

Read More »
12:14 | 0 comments

KAJIAN SEPUTAR YASINAN MALAM JUM'AT




PERTANYAAN :

Assalamu'alaikum wr wb.... Mohon penjelasannya, tentang keutamaan2nya membaca surat Yasin pada malam/hari jum'at!.. Makasih.

JAWABAN :

Waalaikumsalam wr wb. Membaca SURAT YAASIIN di malam JUMAH juga termasuk bagian yang sering diklaim BID’AH oleh kalangan “tertentu”, benarkah ? Apa kebiasaan yang sudah berjalan di masyarakat kita tanpa ada dasar ? silahkan di simak dan dikoreksi sedikit uraian di bawah ini :

وروينا أحاديث كثيرة في قراءة سور في اليوم والليلة ، منها : يس ، وتبارك الملك ، والواقعة ، والدخان.
321 - فعن أبي هريرة رضي الله عنه عن رسول الله صلى الله عليه وسلم : " من قرأ (يس) في يوم وليلة ابتغاء وجه الله غفر له " (3).
(3) رواه ابن السني في " عمل اليوم والليلة " من حديث أبي هريرة ، وعزاه المنذري في " الترغيب والترهيب " لمالك وابن السني وابن حبان في صحيحه من حديث جندب ، وعزاه صاحب المشكاه للبيهقي في شعب الإيمان من حديث معقل بن يسار ، ورواه الطبراني في الدعاء ، والدارمي في سننه من حديث أبي هريرة ، وللحديث طرق ينهض بها.

“Kami (kalangan perawi hadits) meriwayatkan banyak hadits tentang membaca surat-surat (tertentu) di hari dan malam jumah, diantaranya : Surat Yaasiin, Surat Tabaarok alMulk, Surat Waqi’ah dan Surat ad-Dukhoon
Diriwayatkan dari Abi Huroiroh Ra. Dari Rosulullah shallaahu ‘alaihi wasallam “Barangsiapa membaca Yaasiin dihari dan malam jumah dengan mengharap ridho Allah, diampuni dosanya” (HR. Ibnu Sinni dalam bab ‘amalan dihari dan malam jumah’ dari Abu Hurairoh, Syekh mundzir menganggap hadits ini kuat dalam kitab ‘Targhib wa at-tarhiib’ riwayat Malik, Ibnu Sinni, dan Ibnu Hibbaan dari riwayat Jandab, Pengarang kitab ‘alMisykaah’ juga menganggap hadits ini kuat dalam riwayat Imam baehaqi dari riwayat Mu’aqqol Bin Yasaar, Imam Thobronii meriwayatkannya dalam ‘bab doa’ dan Imam ad-Daaroomi juga meriwayatkan dalam kitab sunannya. [ Al-Adzkaar I/110 ].

1100 - وروي عنه رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم من قرأ سورة يس في ليلة الجمعة غفر له
رواه الأصبهاني
“Barangsiapa membaca Yaasiin dihari dan malam jumah dengan mengharap ridho Allah, diampuni dosanya” (HR Asbahaani). [ At-Targhiib wa at-Tarhiib I/298 ].

وذكر الثعلبي عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : "من قرأ سورة يس ليلة الجمعة أصبح مغفورا له"
Imam Tsa’labi menuturkan dari Abu Hurairoh Ra. “Barangsiapa membaca Yaasiin di malam jum'at, maka paginya diampuni dosanya”. [ alJaamii’ Li Ahkaam al-Quraan XV/3, Tafsiir Sirooj al-Muniir III/301 ].

وهي مكية ، وروى مقاتل بن حيان ، عن قتادة ، عن أنس ، عن النبي قال : ' إن لكل شيء قلبا ، وإن قلب القرآن سورة يس ، ومن قرأ سورة يس أعطاه الله ثواب قراءة القرآن عشر مرات .
“Surat Yaasin termasuk Makkiyyah (surat yang diturunkan dikota makah) Muqootil Bin Hayan meriwayatkan dari Sahabat Anas dari Nabi shallaahu alaihi wasallam “Sesungguhnya setiap sesuatu memilik hati, sedang hati alQuran adalah surat yaasiin, maka barangsiapa membaca surat yasin, Allah memberi pahala padanya sepuluh bacaan alquran”. [Tafsiir as-Sam’aani IV/265]. Wallaahu A’lamu Bis Showaab.

Read More »
11:08 | 0 comments

Tuesday, 23 July 2019

KAJIAN KAKI PECAH PECAH ( ROROMBEHEUN ) DALAM FIQIH




PERTANYAAN :

Assalaamu'alaikum..mhn pnjelasan'y tadz..kalo mandi wajib, kaki(tumit) yang pecah2 / Rorombeheun kn suka byk tanah yang masuk..ntu kudu diilangin dlu ga tanah'y..makasih
JAWABAN :

Wa'alaikumussalaam, bagian-bagian yang terkelupas, terbelah adalah sudah menjadi bagian zhohir (ظاهر ) jadi wajib membasuhnya baik ketika wudhu atau mandi wajib. Bila dalam bagian tersebut terdapat kotoran, maka sebelum dibasuh hilangkan terlebih dahulu
فرع ) و لو دخلت شوكة فى رج له و ظهر بعضها، وجب قلعها و غسل محلها لانه ثار حكم الظاهر فان استترت كلها صارت فى حكم الباطن فيصح وضوءه. و لو تنفط فى رجل او غبره لم يجل غسل باطنه مالم يتشقق، فان تشقق وجب غسل باطنه ما لم يرتتق   اعانة الطالبين ١/٥٣
Apabila kaki kemasukan duri, dan nampak dari bagian luar,maka wajib mencabutnya dan membasuh tempat duri tadi, karena ia telah menjadi bagian yang dihukumi dhohir. Namun bila telah tertutv maka hukumnya menjadi batin. Dan sahlah wudlunya. Dan apabila kaki atau bagian lain melepuh mengandung air tidaklah wajib ia membasuh bagian dalamnya selagi tidak terkelupas, tapi bila terkelupas maka wajib membasuh dalamnya selagi belum tertambal dengan kulit baru.

Read More »
15:45 | 1 comments

Monday, 22 July 2019

MAKNA CINTA KARENA ALLAH




PERTANYAAN :
Assalamun'alaikum warohmatullah...... Maaf di mohon pencerahan'y mengenai Hadist ini : '' Barang siapa memberi,menolak,mencintai,membenci,dan menikah karena Allah,maka sempurnalah imannya.'' (HR Abu Daud). Sebelum dan sesudah saya ucapkan trimakasihmohon di maklum ane belum paham sanget Hadist ini ^__^..
JAWABAN :
Wa'alaikumsalam Warohmatullah
ومن حديث أبي أمامة ، عن النبي ( صلى الله عليه وسلم ) قال : " من أحب لله وأبغض لله وأعطى لله ومنع لله فقد استكمل الإيمان " ( 134 ) . وخرجه أحمد ، والترمذي من حديث معاذ بن أنس ، عن النبي ( صلى الله عليه وسلم ) وزاد أحمد في رواية " وأنكح لله " ( 135 ) .
وآخر الحديث رواه أبو داود من حديث أبي أمامة مرفوعا من أحب لله وأعطى لله ومنع لله وأنكح لله فقد استكمل الإيمان ورواه الترمذي من حديث معاذ بن أنس مثله
Arti Hadits : Barangsiapa mencintai, membenci, memberi, menolak, dan menikah karena Allah, maka sempurnalah imannya. (HR. Abu Dawud).
(من أحب لله) أي لأجله ولوجهه مخلصا لا لميل قلبه وهوى نفسه (وأبغض لله) لا لإيذاء من أبغضه له بل لكفره أو عصيانه (وأعطى لله) أي لثوابه ورضاه لا لميل نفسه (ومنع لله) أي لأمر لله كأن لم يصرف الزكاة لكافر لخسته وإلا لهاشمي لشرفه بل لمنع الله لهما منها واقتصار المصنف على هذا يؤذن بأن الحديث ليس إلا كذلك بل سقط هنا جملة وهي قوله ونكح لله ، هكذا حكاه هو عن أبي داود في مختصر الموضوعات (فقد استكمل الإيمان) بمعنى أكمله ، ذكره المظهر
(Mencintai karena Allah) artinya cinta yang ada padanya semata-mata karena Allah tidak timbul dari rasa kecendrungan hati dan hawa nafsunya.
(Membenci karena Allah) arttinya perasaan benci pada sesuatu yang ada padanya akibat sesuatu tersebut memang dibenci oleh Alllah bukan karena sakit hati yang ia terima dari orang yang ia benci.
(Memberi karena Allah) artinya memberi sesuatu pada lainnya dengan harapan dapat meraih ridho dan pahala dari Allah bukan karena kecondongan hatinya pada yang ia beri.
(Menolak karena Allah) artinya penolakan yang ia lakukan atas dasar perintah Allah seperti saat ia tidak mau memberikan zakat pada orang non muslim karena tiada kemuliaan darinya atau pada keturunan bani Hasyim karena keagungan derajatnya. [ Faidh al-Qadiir VI/38 ]. Wallaahu A'lamu Bis showaab

Read More »
14:31 | 0 comments

Sunday, 21 July 2019

HUKUM APLIKASI AL - QURAN DAN NADA DERING AL - QURAN





PERTANYAAN :
1.
assalamu'alaikum...mau nanya ne pak ustad....di hp saya tu kan ada applikasi al-qur'an kamil...,kalo saya mau baca apakah harus berwudlu dulu, di al-qur'an dikatakan 'la yamassuhu illal mutahharuun' maksudnya yang harus suci kalau yang di pegang al-qur'an,tapi kalau hp yang ada applikasi al-qur'annya apa harus sama demikian,terus bagaimana kalau terbawa ke wc...terima kasih sebelumnya..
2.
ASSalamu'alaikuuumm ustd semuanya.. numpang nanyak nih, begini ceritanya, saya lagi menjalani kodhil hajeh / buang air besar, dan hp saya, nada deringnya surat ya sin, tiba-tiba lagi enak-enak nongkrong ada bel, secra otomatis hp pasti bunyi, dan gmna menurut pendapat kalian semua ??
JAWABAN :

Kalau memegang tulisan alquran yang ada pada layar Hp atau PC memang tidak masalah tanpa adanya wudhu karena tulisan alquran yang ada dalam HP/PC hanya merupakan pancaran yang di hasilkan dari sinar bukan tulisan
وَيُؤْخَذُ مِنْهُ أَنَّهُ لَوْ نَقَشَ الْقُرْآنَ عَلَى خَشَبَةٍ وَخَتَمَ بِهَا الْأَوْرَاقَ بِقَصْدِ الْقِرَاءَةِ وَصَارَ يَقْرَأُ يَحْرُمُ مَسُّهَا ، وَلَيْسَ مِنْ الْكِتَابَةِ مَا يُقَصُّ بِالْمِقَصِّ عَلَى صُورَةِ حُرُوفِ الْقُرْآنِ مِنْ وَرَقٍ أَوْ قُمَاشٍ فَلَا يَحْرُمُ مَسُّهُ ا هـ قَوْلُ الْمَتْنِ
Tuhfah Almuhtaaj II/132
Menurut Sayyid Almaliki sebenarnya penggunaan nada dering memakai ayat quran tidak diperkenankan karena bisa menimbulkan unsur IHAANAH (penghinaan) pada Al-quran, belum lagi bila yang memakai nada dering tersebut tidak tahu cara pemenggalan ayat yang benar saat mengangkat telp/menerima SMS (karena seperti nada dering ayat kursi, ngga mungkin to kita selesaikan satu ayat lengkap kemudian baru terima telp) atau dikhawatirkan juga terjadi hal seperti pertanyaan Kang Mch Imbron Jb diatas,.. "Bacaan yasin berkumandang di WC" Hehehe

Read More »
10:04 | 0 comments

Saturday, 20 July 2019

DALIL ZIARAH KUBUR HARI JUM'AT




PERTANYAAN :
Assalamu'alaikum. .mw tanya. . Apakah ziarah kubur tiap hari jum'at itu bid'ah. .? maturnuwun.
JAWABAN :
Wa'alaikumsalam. BERIKUT SEDIKIT KETERANGAN HUKUM ZIARAH KUBUR BAGI PRIA WANITA SERTA DILAKUKAN DIHARI-HARI TERTENTU SEPERTI HARI KAMIS, JUMAT DAN SABTU
قال الشيخ عبد المعطي السقا في ( الارشادات السنية ) ص 111 : زيارة قبور المسلمين مندوبة للرجال لخبر مسلم : كنت نهيتكم عن زيارة القبور فزوروها فإنها تذكركم الآخرة : أما زيارة النساء فمكروهة إن كانت لقبر غير نبي وعالم و صالح وقريب ، أما زيارة القبر النبي ومن ذكر معه فمندوبة لهن بدون محرم إن كانت القبور داخل البلد ، ومع محرم إن كانت خارجة ، ومحل ندب زيارتهن أو كراهتها إذا أذن لهن الحليل أو الولي وأمنت الفتنة ولم يترتب على اجتماعهن مفسدة كما هو الغالب ، بل المحقق في هذا الزمان ، وإلا فلا ريبة في تحريمها.
ويستحب الاكثار من الزيارة لتحصيل الاعتبار والعظة وتذكر الآخرة ، وتتأكد الزيارة عشية يوم الخميس ويوم الجمعة بتمامه وبكرة يوم السبت.
Berkata as-Syaikh ‘Abdul Mu’thi as-Saqaa dalam kitab al-Irsyaadaat as-Sunniyah “Berziarah dikuburan orang-orang muslim disunahkan bagi para pria berdasarkan hadits riwayat Muslim “Aku (dulu) melarang kalian berziarah kubur, (sekarang) berziarahlah karena ia mengingatkan kalian pada akhirat”
Sedang bagi para wanita ziarah kubur hukumnya makruh bila bukan kuburan nabi,orang alim, orang shalih atupun kerabat, sedang menziarahi kuburan nabi dan orang yang telah disebutkan sunah baginya bila kuburannya masih dalam satu daerah atau diluar daerah saat ia bersama mahramnya.
Kesunahan ziarah baginya dengan ketentuan seizin suaminya atau walinya, aman dari fitnah dan dalam perkumpulannya tidak menimbulkan kerusakan seperti pada umumnya bahkan yang menjadi kenyataan dizaman ini, bila tidak demikian maka keharaman ziarah baginya tidak dapat disangsikan.
Disunahkan memperbanyak ziarah dengan tujuan supaya dapat mengambil pertimbangan, peringatan serta teringat kehidupan akhirat.
Kesunahan ziarah menjadi mauakad dihari kamis sore dan hari jumat dan makruh dihari sabtu”. [ al-Irsyaadaat as-Sunniyah hal. 111 ].
زيارة القبور مندوبة للاتعاظ وتذكر الآخرة وتتأكد يوم الجمعة ويوما قبلها ويوما بعدها عند الحنفية والمالكية وخالف الحنابلة والشافعية فانظر مذهبيهما تحت الخط ( الحنابلة قالوا : لا تتأكد الزيارة في يوم دون يوم   الشافعية قالوا : تتأكد من عصر يوم الخميس إلى طلوع شمس يوم السبت . وهذا قول راجح عند المالكية
Ziarah kubur disunahkan agar dapat mengambil pertimbangan, peringatan serta teringat kehidupan akhirat, kesunahannya menjadi mauakad dihari hari jumat dan hari sebelumnya (kamis) serta hari setelahnya menurut kalangan Hanafiyah dan Malikiyyah berbeda menurut kalangan Hanabilah yang menyatakan “ziarah tidak muakad, tidak dihari tertentu juga hari lainnya” dan kalangan Syafi’iyyah yang menyatakan “Menjadi sunah yang muakkad mulai asharnya hari kamis hingga terbitnya matahari dihari sabtu” dan pernyataan ini sesuai pendapat yang unggul dikalangan Malikiyyah. [ Al-Fiqh ala Madzaahib al-Arbaah I/855 ]. Wallaahu 'A'lamu Bis Showaab.

Read More »
10:28 | 0 comments

Friday, 19 July 2019

HUKUM NEROBOS LAMPU MERAH





PERTANYAAN :


Assalamualaikum, bagaimana hukumnya menerobos lampu merah / melanggar lalu lintas, dalam hal ini saat melanggar dan tidak tertangkap polisi...

JAWABAN :

HASIL BAHTSUL-MASA,IL menerangkan.

Wa'alaikumussalaam. Hukumnya haram dan berdosa, sebab peraturan pemerintah tersebut terdapat kemaslahatan umum dan ini wajib dita'ati dhohir bathin. Lihat kitab bughyah halaman 91 :

(مسألة ك) يجب امتثال أمر الإمام فى كل ما له فيه ولاية كدفع زكاة المال الظاهر فإن لم تكن له فيه ولاية وهو من الحقوق الواجبة أو المندوبة جاز الدفع إليه والاستقلال بصرفه فى مصارفه وإن كان المأمور به مباحا أو مكروها أو حراما لم يجب امتثال أمره فيه كما قاله م ر وتردد فيه فى التحفة ثم مال إلى الوجوب فى كل ما أمر به الإمام ولو محرما لكن ظاهرا فقط وما عداه إن كان فيه مصلحة عامة وجب ظاهرا وباطنا وإلا فظاهرا فقط أيضا والعبرة فى المندوب والمباح بعقيدة المأمور ومعنى قولهم ظاهرا أنه لا يأثم بعدم الامتثال ومعنى باطنا أنه يأثم اهـ قلت وقال ش ق والحاصل أنه تجب طاعة الإمام فيما أمر به ظاهرا وباطنا مما ليس بحرام أو مكروه فالواجب يتأكد والمندوب يجب وكذا المباح إن كان فيه مصلحة


ـ تحفة المحتاج الجزء الثالث ص: 71 دار صادر (1/269)
يؤيد ما بحثه قولهم تجب طاعة الإمام فى أمره ونهيه ما لم يخالف الشرع أى بأن لم يأمر بحرم وهو هنا لم يخالفه لأنه إنما أمر بما ندب إليه الشرع وقولهم يجب إمتثال أمره فى التشعير إن جوزناه أى كما هو رأر ضعيف نعم الذى يظهر أن ما أمر به مما ليس فيه مصلحة عامة لا يجب إمتثاله إلا ظاهرا فقط بخلاف ما فيه ذلك يجب باظنا أيضا قوله (ليس فيما فيه مصلحة) أقول وكذا مما فيه مصلحة أيضا فيما يظهر إذا كانت تحصل مع الإمتثال ظا هرا فقط وظاهر أن المنهى كا لمأمور فيجرى فيه جميع ما قاله الشارح فى المأمور فيمتنع ارتكابه وإن كان مباحا علىظاهر كلامهم كما تقدم ويكفى الإنكفاف ظاهرا إذا لم تكن مصلحة عامة أو حصلت مع الإنكفاف ظاهلرا فقط وقضية ذلك أنه لو منع من شرب القهوة لمصلحة عامة تحصل مع الامتثال ظاهرا فقط وجب الامتثال ظاهرا فقط وهو متجه فليتأمل سم



Read More »
09:36 | 1 comments

MAKNA DUA KALIMAT SYAHADAT





PERTANYAAN :

Assalamu'alaikum. Ustadz mau nanya apa penjabaran dari dua kalimah syahadat dan apa makna sebenarnya dari dua kalimah syahadat tsb.? Syukron, Jazaakumullah..

JAWABAN :

Wa'alaikumussalaam warahmatullaah. Dalam Kitab Sullamuttaufiq halaman 6 s/d 16 disebutkan :

ومعنى أشهد أن لا إله إلا الله أن تعلم وتعتقد وتؤمن وتصدق أن لا معبود بحق في الوجود إلا الله الواحد الأحد الأول القديم الحي القيوم الباقي الدائم الخالق الرازق العالِم القدير الفعَّال لما يريد ما شاء الله كان وما لم يشأ لم يكن ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم موصوف بكل كمال منزَّه عن كل نقص ليس كمثله شيء وهو السميع البصير فهو القديم وما سواه حادث وهو الخالق وما سواه مخلوق وكلامه قديم كسائر صفاته لأنه مباين لجميع المخلوقات في الذات والصفات والأفعال سبحانه وتعالى عما يقول الظالمون علوا كبيرا ا

Makna ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAH
Hendaknya kamu mengetahui, meyakini, mengimani dan membenarkan bahwa tidak ada Dzat yang wajib disembah dengan haq di dalam wujudnya kecuali Allah yang satu , yang Awal , yang Dahulu , yang Hidup, yang Berdiri Sendiri, Yang Kekal, yang Abadi, Yang menciptakan, yang memberi rizki, Yang Maha Mengetahui. Yang Maha Kuasa, yang maha membuat yang Dia inginkan

Sesuatu yang Allah kehendaki menjadi ada, dan apa yang tidak di kehendaki oleh Allah, tidak ada. Dan tidak ada daya upaya dan tidak ada kekuatan kecuali dengan Allah yang maha Timggi dan Maha Agung. Yang tersifati dengan seluruh sifat kesempurnaan, Yang tidak ada sifat2 kekurangan. Tidak ada yang serupa dengan-Nya sesuatupun. Dia maha Mendengar dan Maha Melihat.

Dia yang Dahulu, yang selainnya adalah baru. Dia adalah sang Pencipta dan yang lainnya adalah ciptaan-Nya. Kalamnya adalah Qadiem seperti halnya seluruh sifatnya yang lain. Karena sesungguhnya Allah SWT adalah berbeda dengan seluruh mahluk baik dalam dzat-Nya, perbuatan-Nya dan Sifat-sifat-Nya.

Allah SWT terbebas dari ucapan-ucapan orang-orang yang zhalim semuanya. Allah Maha Tinggi lagi Maha Agung.

ومعنى أشهد أن محمدا رسول الله أن تعلم وتعتقد وتصدق وتؤمن أن سيدنا محمد بن عبد الله بن عبد المطلب بن هاشم بن عبد مناف القرشي صلى الله عليه وسلم عبدُ الله ورسوله إلى جميع الخلق وُلد بمكة وبُعث بها وهاجر إلى المدينة ودفن فيها وأنه صلى الله عليه وسلم صادق في جميع ما أخبر به فمن ذلك عذاب القبر ونعيمه وسؤال الملكين منكر ونكير والبعث والحشر والقيامة والحساب والثواب والعذاب والميزان والنار والصراط والحوض والشفاعة والجنة والخلود والرؤية لله تعالى في الجنة وتؤمن بملائكة الله ورسله وكتبه وبالقَدَر خيره وشره وأنه صلى الله عليه وسلم خاتم النبيين وسيد ولد آدم أجمعين

Makna ASHADU ANNA MUHAMMADAN RASULULLAH
Hendaknya kamu mengetahui, meyakini, mengimani dan membenarkan bahwa sesungguhnya Penguhulu kita, Muhammad bin Abdullah, bin Abdul Muthallib, bin Hasyim, bin Abdu Manaf yang bangsa Quraisy - shallallaahu ‘alaihi wasallam - adalah hamba Allah dan Rasul-Nya kepada seluruh mahluk. Beliau dilahirkan di Mekah dan di Utus disana, dan Hijrah ke Madinah dan di makamkan di sana. Dan sesungguhnya beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam adalah benar dalam segala apa yang di khabarkan.

Sebagian yang dikhabarkan beliau adalah:Adzab kubur dan nikmat kuburPertanyaan dua Malaikat, Munkar dan Nakir Bangkit dari kubur Dikumpulkan di alam Mahsyar Qiyamat Hisab Pahala Siksa Mizan Neraka ShirothTelaga Syafa'at Syurga dan kekal di dalamnya Melihat Allah SWT di dalam syurga

Dan kemudian mengimani Malaikat-malaikat AllahRasul-rasul-NyaKitab-kitab-Nya dan mengimani qadar baik yang bagus maupun qadar yang jelek semuanya dari Allah SWT Dan sesunguhnya Nabi Muhammad SAW adalah penutup para Nabi dan pemimpin Anak Adam semuanya. Wallaahu A’lam bis showab.

Read More »
00:22 | 0 comments

Wednesday, 17 July 2019

KUNCI PEMBUKA PINTU REZEKI






  
Bismillahirrahmannirrahim ..
Mencari karunia & barakah dari Allah. Barakah ada pada waktu pagi (albarakatu fi bukuriha), begitu ungkapan orang Arab. Benar, pagi memang memiliki banyak berkah. Keberkatan Subuh juga membuka pintu-pintu rezeki-Nya yang telah dihamparkan di hari itu. Kerana itu Allah menyerukan kaum Muslim untuk menyambut rezeki-Nya dengan bersegera bangun pagi.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Ahmad dan al-Baihaqi, diceritakan bahawa ketika Rasulullah pulang dari solat Subuh di Masjid Nabawi, beliau mendapati puterinya, Fatimah, masih tidur.
Dengan penuh kasih sayang lantas beliau menggerakkan badan puterinya itu lalu berkata, ”Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezeki Tuhanmu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai kerana Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya, antara terbit fajar dengan terbit matahari.”

Ada beberapa kunci pembuka pintu-pintu rezeki.

1. Kunci Istighfar dan Bertaubat
“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan Mengadakan untukmu kebun-kebun dan Mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Nuh:10-12)
Taubat hendaknya dilakukan dengan penuh kesungguhan.
Di antara kita melakukan pertaubatan adalah:
- Menahan diri dari perbuatan maksiat (tidak lagi mengulanginya).
- Menyesali perbuatan yang terlanjur dilakukannya.
- Bertekad untuk tidak mengulanginya lagi.
- Bila terkait dengan hak sesama, hendaklah meminta kerelaan orang yang dirugikannya, baik dengan mengembalikan barangnya atau meminta maafnya.

2. Kunci Takwa
Di antara definisi takwa adalah merasa takut kepada Allah, beramal dengan wahyu yang diturunkan, ridha dengan rezeki yang cukup (tidak berlebihan/qona'ah), Secara amaliah ketakwaan akan membawa seseorang bersikap hati-hati karena merasa Allah selalu mengawasi apa yang dilakukan, tengah melanggar larangan-Nya atau mengabaikan perintah-Nya.
“…Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah nescaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu” (Al-Thalaq:2-3)

3. Kunci Sedekah
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Di tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah:261)
Katakanlah, “Sesungguhnya Rabbku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hambaNya dan menyempitkan (siapa yang dikehendaki Nya).”Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (Saba’:39)

4. Kunci Silaturrahim
Menyambung tali kekeluargaan mempunyai dua faedah. Pertama meluaskan rezeki dan kedua memanjangkan umur. Siapa yang mengkehendaki kedua-duanya hendaklah banyak menyambung silaturrahim, meskipun terdapat perselisihan di antaranya dengan keluarganya.
Rasulullah bersabda,“Barangsiapa yang ingin agar Allah melapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah menyambung silaturrahim.” (Shåĥiĥ al-Bukhåri)

5. Kunci Berhijrah di Jalan Allah
“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, nescaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, Kemudian kematian menimpannya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya disisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Nisa’:100)

6. Kunci Haji dan Umrah
Yakni melakukan haji dan umrah. Sesiapa yang ada kemampuan hendaklah tidak khuatir menjadi berkurang hartanya dengan melakukkan keduanya. Rasulullah bersabda, “Lakukanlah haji dan umrah, karena kedua-duanya akan menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana api membersihkan besi, emas, dan perak. Tiada balasan bagi haji yang mabrur kecuali syurga.” (al-Tirmidzi)

7. Kunci Tawakal Kepada Allah
Rasulullah bersabda, “Jika kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, niscaya Allah akan memberikan kepada kamu rezeki sebagaimana Dia berikan kepada burung, ia keluar pada waktu pagi dalam keadaan perut yang kosong pulang pada petangnya dengan perut kenyang.” (Musnad Aĥmad)

8. Kunci Ibadah Kepada Allah
Allah berfirman di dalam sebuah hadis qudsi : “Wahai anak Adam! Beribadatlah kepadaKu sepenuh masa, niscaya aku akan memenuhkan dada engkau dengan kekayaan dan Aku akan menghilangkan kefakiran daripada engkau. Jika engkau tidak melakukannya, niscaya aku akan menyibukkan tangan engkau dengan pelbagai pekerjaan namun kefakiranmu tetap tidak hilang.”
Allah juga berfirman : .... Pakailah pakaianmu yang bagus saat memasuki masjid, makan dan minumlah , tetapi jangan berlebihan , Sungguh Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan (Al A'raf : 31)
Dalam Al Qur'an Surah An Nuur : (37-38), Allah menerangkan karunia Nya bagi :
(yaitu) laiki-laki yang tidak dilalaikan perniagaan dan jual beli dari mengingat Allah, mendirikan shalat dan menunaikan zakat. Mereka takut akan hari yang berguncang padanya hati dan penglihatan.
Supaya Allah membalas mereka dengan lebih baik dari apa yang mereka kerjakan dan menambah (lagi) dari karunianya. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa-siapa yang Dia kehendaki dengan tiada terbatas.

9. Kunci Kasih sayang kepada yang Lemah dan Miskin
Rasulullah bersabda, “Bukankah kamu diberikan pertolongan dan rezeki karena (ada hak didalam rezeki tersebut) atas orang-orang yang lemah di kalangan kamu?” (Shaĥiĥ al-Bukhari)
Semoga Allah senantiasa memberikan karunia , kemudahan dan keberkahan atas setiap langkah dalam mencari karunia Allah ..
Aamiin ya Rabbal alamin .

Read More »
14:31 | 0 comments

NISHOB ZAKAT MAL DAN CARA MENGELUARKANNYA










 
PERTANYAAN :

السَّـلاَمُ عَلَيْـكُمْ وَرَحْمَـةُ اللَّـهُ وَبَـرَكَـاتُـه
Mau nanya :Tentang masalah zakat mal, juga cara menghitung zakat mal itu gimana ya?! Syukron.

JAWABAN :

Wa alaikum salam, nishob zakat maal adalah nilai 85 gram emas murni 24 karat.

ماهو نصاب زكاة المال والذهب؟ الفتاوى الإسلام
5 النقاط مغلق عدد الإجابات: 3 عدد الزيارات: 169076بدون اسم 28/12/2009 2:15:16 ص الإبلاغ عن إساءة الاستخدامماهو نصاب زكاة المال والذهب؟أفضل إجابة7بدون اسم 05/01/2010 7:36:21 م الإبلاغ عن إساءة الاستخدامنصاب المال الذي يستحق عليه الزكاة ما كان قيمته 85 جرامًا من الذهب أو يزيد ، وتجب فيه ربع العشر أي (2.5% في المائة)، وهذه القيمة تحسب حسب سعر الذهب في اليوم الذي وجبت فيه الزكاة، وذلك بضرب سعر الذهب عندك في 85 جرامًا من الذهب، والناتج يكون هو نصاب الزكاة باليورو أو الريال أو العملة التي تتعامل ، على أن تخرج الزكاة من نفس العملة أو ما يعادلها.

جاء عن دار الإفتاء بالأزهر الشريف ما نصه :-
الزكاة فرض من فروض الإسلام ثبتت فرضيتها بالكتاب والسنة النبوية التي بينت أنواع الأموال التي تجب فيها ومقاديرها وشروط الوجوب - وهى فريضة ذات أثر بعيد في المجتمع من الوجهة الاجتماعية والاقتصادية والمالية - فوق أنها عبادة تقوم على النية، والعبادات فى الاسم ينبغي التوقف عند نصوصها دون تجاوز إلا بقدر الضرورات التشريعية وبالقواعد الأصولية المقررة . وقد أجمع المسلمون على وجوب الزكاة في النقود وعلى المقدار الواجب فيها ونصاب زكاة المال عشرون مثقالا من الذهب وزنها الآن ( 85 جراما ) من الذهب الخالص . ويشترطون الزكاة فى هذا القدر وما فوقه أن يكون فاضلا عن الحوائج الأصلية لمالكه كالنفقة، والسكن والثياب - وحاجة من تجب نفقته عليه شرعا . وأن يحول عليه حول قمري كامل - وألا يكون المالك مدينًا بما يستغرق المال المدخر أو ينقصه عن هذا النصاب . وتحتسب قيمة هذا بالعملة القطرية أو العالمية أو غيرها وفق سعر الذهب في نهاية كل عام أو في اليوم الذي اكتمل فيه هذا النصاب مستوفيا باقي شروط وجوب الزكاة لاتخاذه مبدأ لانعقاده، والنصاب لهذا الاعتبار متحرك السعر أو القيمة غير ثابت تبعا لارتفاع ثمن الجرام من الذهب أو انخفاضه . والقدر الواجب إخراجه ربع العشر أي 2.5% في المائة



ماهو نصاب زكاة المال الآن ؟ ما هو قدر المبلغ الذي يتم عليه اخراج زكاة المال في وقتنا المعاصر؟ زكاة المال50 النقاط مغلق عدد الإجابات: 9 عدد الزيارات: 716456الدكتور الحكيم 25/08/2010 3:04:06 ص الإبلاغ عن إساءة الاستخدامماهو نصاب زكاة المال الآن ؟ ما هو قدر المبلغ الذي يتم عليه اخراج زكاة المال في وقتنا المعاصر؟ملحق #1 25/08/2010 3:21:02 صالزملاء الأفاضل الذين يقولون أن زكاة المال ربع العشر أو 2,5 % طيعا كلنا عارفين المعلومة دي ولكن ليس هذا سؤالي سؤالي عن ماهو قيمة رأس المال الذي يجب اخراج زكاة المال عنه وهو مايسمى بالنصابوطبعا الأخوة المحترمين الذين تفضلوا بالاجابة الصحيحة وهو 85 جرام دهب صافي يعني 24 أو 21وبالتالي 85x200 =17000 17000 جنيه مصري يعني أقل من هذا المبلغ لا تجب على المسلم زكاة مالأما اذا امتلك الفرد هذا المبلغ وعدى عليه سنه هجرية لم ينقص بل زاد فتجب عليه اخراج الزكاه ومقدارها ربع العشر



Nishobnya zakat mal itu sama dengan nilainya nishob emas dan nishob emas ada yang berpendapat 85 gram, sekarang kita perinci, harga emas murni sekarang 1 gram itu 600 ribu, 600.000 x 85 adalah 51 juta, jadi nishobnya zakat mal adalah 51 juta.
Cara membayar zakatnya adalah 51 juta itu diambil 10% lalu dibagi 4, maka hasilnya itu yang dikeluarin. contoh 10% dari 51 juta adalah 5.100.000 lalu bagi 4 menjadi = 1.275.000.
Jadi harta yang sudah 1 nishob yaitu 51 juta maka yang wajib dizakati 1.275.000 (satu juta dua ratus tujuh puluh lima ribu).

Read More »
14:09 | 0 comments

HUKUM INTERNET GRATIS





 



PERTANYAAN :
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Aku mau nanya : Ngoprek hp untuk internet gratis itu bagaimana hukum nya ?
JAWABAN :
PESANTREN ON THE NET
Hukum Menggunakan Trik Gratisan Internet
Deskripsi Masalah : Internet adalah sesuatu yang sudah tak asing lagi. Dengan internet orang bisa melihat berita, bermain game dsb. Tapi untuk bisa memanfaatkannya harus mengeluarkan biaya, pergi ke warnet atau pulsa telepon (kalau pakai Handphone sebagai medianya). Hal itu tidak berlaku untuk para gratisan mania. Berkat kerja keras para hacker, mereka bisa memanfaatkan internet tanpa keporot pulsa. Salah satu caranya dengan mengHACKnya.
Pertanyaan:
1.a. Bolehkah memanfaatkan gratisan internet tersebut ?
Jawaban :
Tidak boleh
& الفقه الإسلامي وأدلته تأليف الدكتور وهبة الزحيلي، ج: 6 ص: 556
عرف الشافعية والحنابلة الغصب بأنه: الاستيلاء على حق الغير (من مال أو اختصاص) عدواناً، أي على وجه التعدي أو القهر بغير حق. وهذا التعريف يشمل أخذ الأموال المتقومة والمنافع وسائر الاختصاصات كحق التحجر (أي إحياء الأرض الموات بوضع الأحجار على حدودها)، والأموال غير المتقومة كخمر الذمي، وما ليس بمال، كالكلب والسرجين وجلد الميتة.
& إسعاد الرفيق للشيخ محمد بن سالم بن سعيد بابصيل الشافعي
(و) كذا أكل (كل مأخوذ بمعاملة حرمها الشرع) مما مر بيانه وإنه من أكل أموال الناس بالباطل، وقد ورد في الحديث" إن دم المسلم وعرضه وماله حرام" وإن من استحل ما يأخذه كبعض الجهلة الطعام كفر وخرج عن دائرة الإسلام والعياذ بالله سبحانه وتعالى عن ذلك، فليجتنب العاقل كل ذلك وغيره من المحرمات، ولعظم خطر ارتكاب المنهيات. قال عليه الصلاة والسلام" إذا أمرتكم بأمر فأتوا منه ما استطعتم وإذا نهيتكم عنه فاجتنبوه" أي حيث قال في الثاني فاجتنبوه ولم يقل فاجتنبوا منه ما استطعتم، ولا يحصل الاجتناب عنها إلا بالتقوى كما قال عليه الصلاة والسلام: لا تحاسدوا ولا تباغضوا ولا تدابروا ولا يبع بعضكم على بيع بعض وكونوا عباد الله إخوانا. المسلم أخو المسلم لا يظلمه ولا يحقره ولا يخدعه ولا يكذبه: التقوى ههنا (ويشير إلى صدره ثلاث مرات). أي إن خشية الله التي يجتنب بها العبد المنهيات، ويطلب بها الرضا في القلب الذي هو محل الإيمان. واعلم أن بعض الجهلة قد يظن إن الحرام والظلم إنما يتصور بنور العصب وقطع الطريق والسرقة مع أن المأخوذ بنحو الغش والخداع أشد ظلما وأقبح تعديا والله أعلم.
& فتاوى الشبكة الإسلامية، ج: 1 ص 163
(السؤال) : ما حكم الشرع في مسألة نسخ برامج الكمبيوتر؟ أو ما يسمى بتداول البرامج المنسوخة واستخدامها، سواْء من قبل الأفراد أو الشركات؟ وكذلك ما الحكم لو أن شخصا ما اشترى برنامجا أصليا أو فاز به كجائزة؟ لكنه قام بتركيبه لأصدقائه مع العلم أن الشركات المنتجة تفرض شرط الاستخدام لجهاز واحد فقط.أفيدونا جزاكم الله خيرا ويسر أمرنا وأمركم.
(الفتوى) : الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أما بعد: فقد ذهب جماعة من أهل العلم إلى منع نسخ برامج الكمبيوتر التي لايأذن أصحابها بذلك ، وجاء في جواب اللجنة الدائمة عن هذا الموضوع : أنه لا يجوز نسخ البرامج التي يمنع أصحابها نسخها إلا بإذنهم لقوله r: "المسلمون على شروطهم" رواه أبو داود وصححه السيوطي ولقوله r: "لا يحل مال امرئ مسلم إلا بطيب من نفسه". أخرجه الترمذي وقال حسن صحيح. وقوله r: "من سبق إلى مباح فهو أحق به" رواه أبو داود وصححه الضياء المقدسي. سواء أكان صاحب هذه البرامج مسلماً أم كافراً غير حربي، لأن حق الكافر غير الحربي محترم كحق المسلم. وإذا نص صاحب هذه البرامج على منع النسخ العام فقط ، فيجوز نسخها للنفع الخاص، أما إذا منع من النسخ العام والخاص فلا يجوز نسخها مطلقاً.والله تعالى أعلم.
1.b. Kalau tidak, bagaimana cara mentaubatinya ?
Jawaban:
Diberikan kepada pemiliknya jika mampu. namun jika tidak mampu maka diberikan kepada qodli amin (yang bisa dipercaya) lalu qodli alim (mengetahui tempat-tempat pengalokasiannya). Jika tidak ada, langsung ditasharufkan pada kemaslahatan umum (masholih 'ammah).
& حاشية الجمل تأليف شيخ الإسلام زكريا الأنصاري، ج: 5 ص: 387
(وإنما يقبل غيرها ) أي غير المعادة ( من فاسق أو خارم مروءة ) ، وهو من زيادتي (بعد توبته وهي ندم ) على المحذور (بـ) شرط ( إقلاع ) عنه ( وعزم أن لا يعود ) إليه ( وخروج عن ظلامة آدمي) من مال أو غيره فيؤدي الزكاة لمستحقها .ويرد المغصوب إن بقي وبدله إن تلف لمستحقه ( قوله ويرد المغصوب إن بقي إلخ ) في الروض وشرحه ، فإن لم يكن المستحق موجودا أو انقطع خبره سلمها إلى قاض أمين ، فإن تعذر تصدق بها على الفقراء ونوى الغرم له إن وجده أو يتركها عنده قال الإسنوي ولا يتعين التصدق بها بل هو مخير بين وجوه المصالح كلها قال الأذرعي وقد يقال إذا لم يكن مأذونا له في التصرف فكيف يكون ذلك كغيره من الآحاد والمعسر ينوي الغرم إذا قدر بل يلزمه التكسب لإيفاء ما عليه إن عصى به لتصح توبته ، فإن مات معسرا طولب في الآخرة إن عصى بالاستدانة وإلا فالظاهر أنه لا مطالبة فيها والرجاء في الله تعويض الخصم ا هـ .وعبارة العباب ، فإن عدم أو انقطع خبره فإلى أمين من قاض ثم عالم ، فإن تعذر تصدق به عنه أو صرفه في المصالح بنية الغرم اهـ سم.
& فتح المعين تأليف الشيخ زين الدين بن عبد العزيز المليباري، ج: 4 ص: 293
(وهي ندم) على معصية من حيث أنها معصية لا لخوف عقاب ولو اطلع عليه أو لغرامة مال ( ب ) شرط (إقلاع) عنها حالا إن كان متلبسا أو مصرا على معاودتها ومن الإقلاع رد المغصوب (وعزم أن لا يعود) إليها ما عاش (وخروج عن ظلامة آدمي) من مال أو غيره فيؤدي الزكاة لمستحقيها ويرد المغصوب إن بقي وبدله إن تلف لمستحقه – إلى أن قال - فإذا تعذر رد الظلامة على المالك أو وارثه سلمها لقاض ثقة فإن تعذر صرفها فيما شاء من المصالح عند انقطاع خبره بنية الغرم له إذا وجده فإن أعسر عزم على الأداء إذا أيسر فإن مات قبله انقطع الطلب عنه في الآخرة إن لم يعص بالتزامه فالمرجو من فضل الله الواسع تعويض المستحق.
& إعانة الطالبين تأليف الشيخ أبي بكر ابن السيد محمد شطا الدمياطي، ج: 4 ص: 294
(قوله فإذا تعذر رد الظلامة على المالك أو وارثه) عبارة الروض وشرحه فإن لم يكن مستحق أو انقطع خبره سلمها إلى قاض أمين فإن تعذر تصدق به على الفقراء ونوى الغرم له إن وجده أو يتركها عنده قال الأسنوي ولا يتعين التصدق بها بل هو مخير بين وجوه المصالح كلها والمعسر ينوي الغرم إذا قدر بل يلزمه التكسب لإيفاء ما عليه إن عصى به لتصح توبته فإن مات معسرا طولب في الآخرة إن عصى بالاستدانة كما تقتضيه ظواهر السنة الصحيحة وإلا فالظاهر أنه لا مطالبة فيها إذ لا معصية منه والرجاء في الله تعويض الخصم اهـ بحذف

Read More »
03:30 | 0 comments

Hukum Uang Damai Saat Di Tilang



 

Pertanyaan :
Assalamualaikum wr. wb. Mohon masukan soal Hukum memberi "uang damai" saat terkena razia kepolisian lantaran tak punya SIM dsb.? ada hiilah hukum agar tidak menjadi madhorot buat semua? syukron..
Jawaban :
Pesantren On The Net
Wa'alaikumsalam wr. wb. Untuk mencegah terjadinya "uang damai" ini sebenarnya undang-undang yang diperlakukan oleh pemerintah sudah mengharuskan bagi setiap pengendara sepeda motor memiliki SIM dan bagi setiap pengendara sepeda motor di wajibkan mentaati peraturan ini karena di dalamnya ada kemaslahatan bersama :
)ولا تزع عن امره المبين (اي ول...ا تخرج عن امتثال امره الواضح الجاري علي القواعد الشرعية الي ان قال…. لكن لايطاع في الحرام والمكروه واما المباح فان كان فيه مصلحة عامة للمسلمين وجبت طاعته فيه والا فلا
“Janganlah keluar menyalahi aturan pemimpin yang nyata yang sesuai dengan kaidah-kaidah syariat……… Tapi tidak boleh taat dalam urusan perkara haram dan makruh, sedang dalam masalah mubah bila memang terdapat unsur kebaikan dan kepentingan yang bersifat umum maka wajib juga taat, bila tidak ada maka tidak wajib mentaatinya”. (Jauharoh at-Tauhiid Hal. 119).
Keterangan di atas sama dengan apa yang diterangkan dalam Kitab Bughyah al-Mustarsyidiin
(مسألة : ك) : يجب امتثال أمر الإمام في كل ما له فيه ولاية كدفع زكاة المال الظاهر ، فإن لم تكن له فيه ولاية وهو من الحقوق الواجبة أو المندوبة جاز الدفع إليه والاستقلال بصرفه في مصارفه ، وإن كان المأمور به مباحاً أو مكروهاً أو حراماً لم يجب امتثال أمره فيه كما قاله (م ر) وتردد فيه في التحفة ، ثم مال إلى الوجوب في كل ما أمر به الإمام ولو محرماً لكن ظاهراً فقط ، وما عداه إن كان فيه مصلحة عامة وجب ظاهراً وباطناً وإلا فظاهراً فقط أيضاً ، والعبرة في المندوب والمباح بعقيدة المأمور ، ومعنى قولهم ظاهراً أنه لا يأثم بعدم الامتثال ، ومعنى باطناً أنه يأثم اهـ. قلت : وقال ش ق : والحاصل أنه تجب طاعة الإمام فيما أمر به ظاهراً وباطناً مما ليس بحرام أو مكروه ، فالواجب يتأكد ، والمندوب يجب ، وكذا المباح إن كان فيه مصلحة كترك شرب التنباك إذا قلنا بكراهته لأن فيه خسة بذوي الهيئات ، وقد وقع أن السلطان أمر نائبه بأن ينادي بعدم شرب الناس له في الأسواق والقهاوي ، فخالفوه وشربوا فهم العصاة ، ويحرم شربه الآن امتثالاً لأمره ، ولو أمر الإمام بشيء ثم رجع ولو قبل التلبس به لم يسقط الوجوب اهـ.
Bughyah al-Mustarsyidiin I/189
Sedang mengenai memberi “uang damai” dalam pertanyaan di atas hukumnya juga haram.
قَالَ الشَّيْخُ مُحَمَّدٌ بْنُ عُمَرَ نَوَوِي الْجَاوِيُ: وَأَخْذُ الرِّشْوَةِ بِكَسْرِ الرَّاءِ وَهُوَ مَا يُعْطِيْهِ الشَّخْصُ لِحَاكِمٍ أَوْ غَيْرِهِ لِيَحْكُمَ لَهُ أَوْ يَحْمِلَهُ عَلىَ مَا يُرِيْدُ كَذَا فِي الْمِصْبَاحِ وَقَالَ صَاحِبُ التَّعْرِيْفَاتِ وَهُوَ مَا يُعْطَى لإِبْطَالِ حَقٍّ أَوْ لإِحْقَاقِ بَاطِلٍ اهـ مرقاة صعود التصديق ص 74.
Syaikh Muhammad bin Umar Nawawi al-Jawi (Syaikh Nawawi Banten) berkata: "Termasuk perbuatan maksiat adalah menerima suap/risywah. Suap adalah sesuatu yang diberikan kepada seorang hakim atau lainnya, agar keputusannya memihak si pemberi atau mengikuti kemauan pemberi, sebagaimana yang terdapat dalam kitab al-Mishbab. Pengarang kitab al-Ta'rifat berkata: "Suap adalah sesuatu yang diberikan karena bertujuan membatalkan kebenaran atau membenarkan kesalahan." (Mirqat Shu'ud al-Tashidiq, hal. 74). Lihat juga Al-Baajuuri II/333.
Lalu jika misal bekerja di suatu perusahaan yang memang tidak dapat menghindari suap menyuap dalam bisnisnya, apakah rejeki yang kita terima dari perusahaan tersebut termasuk rejeki yang haram ?
BILA KERJA PADA PEMERINTAHAN :
Gajinya HALAL bila meyakini bahwa gaji adalah bagian dari irzaaq, ihsaan atau musaamahah (tunjangan, insentif atau toleransi) dan bukan merupakan ijarooh (imbalan jasa kerja/upah) dari profesinya.

( نهاية المحتاج 5\291 )
وماجرت به العادة من جاكمية على ذلك فليس من باب الإجارة وانما هومن باب الارزاق والإحسان والمسامحة بخلاف الإجارة فانهامن باب المعاوضة
Tradisi yang berlaku pada pemberian gaji terhadap pegawai pemerintah tidak bias di golongkan sebagai ijaroh (imbalan jasa kerja/upah) akan tetapi merupakan bagian dari irzaaq, ihsaan atau musaamahah (tunjangan, insentif atau toleransi), berbeda dengan ijaroh yang merupakan bagian dari mu’aawadhoh (transaksi dengan pertukaran). [ Nihayah al-Muhtaaj V/291 ].

BILA KERJA PADA PERORANGAN/SWASTA :
Selama tidak meyakini/mengetahui secara pasti kalau gajinya dihasilkan juga dari barang suap maka uang gaji dan kerja di tempat seperti itu hukumnya makruh, bila yakin hukumnya haram berbeda dengan pendapat kalangan tashowwuf seperti Imam Ghozali yang menyatakan haram secara muthlak. Keterangan di ambil dari :

و الثالث : مثل معاملة من أكثر ماله حرام و لم يتحقق أن المأخوذ من ماله عين الحرام فلا تحرم مبايعته لإمكان الحلال و عدم تحقق التحريم و لكن يكره خوفا من الوقوع في الحرام انتهى
Asybah wa an-Nadhooir I/154

وَيُكْرَهُ إجَابَةُ من أَكْثَرُ مَالِهِ حَرَامٌ كما تُكْرَهُ مُعَامَلَتُهُ فَإِنْ عَلِمَ أَنَّ طَعَامَهُ حَرَامٌ حَرُمَتْ إجَابَتُهُ

Asnaa al-Mathoolib III/227

( فائدة ) قال في المجموع يكره الأخذ ممن بيده حلال وحرام
كالسلطان الجائر وتختلف الكراهة بقلة الشبهة وكثرتها ولا يحرم إلا أن تيقن أن هذا من الحرام
وقول الغزالي يحرم الأخذ ممن أكثر ماله حرام وكذا معاملته شاذ اه
I’aanah at-Thoolibiin II/355

(مسألة : ب ك) : مذهب الشافعي كالجمهور جواز معاملة من أكثر ماله حرام كالمتعاملين بالربا ، ومن لا يورّث البنات من المسلمين مع الكراهة ، وتشتدّ مع كثرة الحرام ، وتركها من الورع المهم ، زاد ب : قال ابن مطيران : من لم يعرف له مال وإن عهد بالظلم إذا وجد تحت يده مال لا يقال إنه من الحرام غايته أن يكون أكثر ماله حراماً ومعاملته جائزة ما لم يتيقن أنه من الحرام ، ومثل ذلك شراء نحو المطعومات من الأسواق التي الغالب فيها الحرام بسبب فساد المعاملات وإهمال شروطها ، وكثرة الربا والنهب والظلم ، ولا حرمة في ذلك ، وقد حقق ذلك الإمام السمهودي في شفاء الأشواق وغيره من الأئمة ، وحكموا على مقالة الحجة الغزالي بالشذوذ ، حيث رجح عدم جواز معاملة من أكثر ماله حرام اهـ
Bila mengukur skill sebenarnya dia memang sudah layak untuk memilik SIM hanya saja di persulit (di engel-engel-java pen.) mendapatkannya oleh “pihak tertentu” maka boleh baginya menyuap dan mengendarai motornya juga boleh, berbeda bila sebaliknya, namun bagi “pihak tertentu” tersebut tetap haram menerima uang suap ini dalam kondisi keduanya. Keterangan dari :

وقبول الرشوة حرام وهي ما يبذل للقاضي ليحكم بغير الحق أو ليمتنع من الحكم بالحق وإعطاؤها كذلك لأنه إعانة على معصية أما لو رشي ليحكم بالحق جاز الدفع وإن كان يحرم على القاضي الأخذ على الحكم مطلقا أي سواء أعطي من بيت المال أم لا ويجوز للقاضي أخذ الأجرة على الحكم لأنه شغله عن القيام بحقه
Nihaayah az-Zain 370. Wallaahu A'lamu Bis Showaabi....

Read More »
02:10 | 0 comments